Kolaka Timur, OBORSULTRA.ID – Pemerintah Desa Pangi-pangi, Kecamatan Poli-polia, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan warganya melalui pembangunan infrastruktur dan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa Pangi-pangi, Usman Batjo, dalam wawancara bersama OBORSULTRA.ID.
Menurut Usman Batjo, berbagai program prioritas yang dilaksanakan mengedepankan kebutuhan masyarakat secara umum, terutama dalam hal pekerjaan fisik seperti pembangunan jalan dan jembatan desa.
“Pekerjaan BUMDes yang dikerjakan melalui anggaran tahun 2024 masih berjalan, dan saat ini progresnya telah mencapai sekitar 60 hingga 65 persen,” jelas Usman.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa evaluasi terhadap program sebelumnya juga dilakukan, khususnya terkait usaha simpan pinjam yang dinilai belum memberikan hasil maksimal. Untuk itu, pihak desa merencanakan kegiatan berbeda ke depan, termasuk penyediaan sarana dan prasarana baru guna menunjang produktivitas warga.

“Kami sudah siapkan gedungnya. Selain itu, kami juga mengadakan pupuk dan kebutuhan lainnya untuk mendukung masyarakat,” tambahnya.
Terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), Usman menyebutkan bahwa pada tahun 2025 ini terdapat 4 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), menurun dari tahun sebelumnya yang berjumlah 8 KPM. Desa Pangi-pangi sendiri memiliki lebih dari 500 jiwa penduduk yang tersebar di tiga dusun.
Untuk mendukung program ketahanan pangan, pengelolaannya kini diambil alih langsung oleh pengurus BUMDes. Program ini, menurut Usman, akan terus dikembangkan dan disukseskan di Kabupaten Kolaka Timur, sejalan dengan program nasional Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, termasuk dalam aspek kebersihan dan pengelolaan sampah.

“Insya Allah, harapan saya sebagai pemerintah desa, dengan adanya gedung BUMDes yang baru ini, semoga usaha milik desa bisa terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Usman Batjo. (Tim).