Kolaka Timur, OBORSULTRA.ID – Pemerintah Desa Wundubite, Kecamatan Poli-Polia, Kabupaten Kolaka Timur, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta mengoptimalkan potensi sumber daya yang dimiliki wilayahnya.
Kepala Desa Wundubite, Sudirman S, mengungkapkan bahwa pihaknya terus memprioritaskan penggunaan Dana Desa (DD) secara tepat sasaran, demi meningkatkan kesejahteraan warganya.

“Kami membangun sesuai amanah dan kepercayaan masyarakat. Program desa selalu kami arahkan pada kebutuhan riil warga serta pemberdayaan potensi sumber daya alam dan manusianya,” ujarnya.
Untuk tahun anggaran 2025, Pemdes Wundubite telah merencanakan beberapa program prioritas, di antaranya:
- Pembukaan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer,
- Rehabilitasi jalan desa sepanjang 2 kilometer,
- Pembangunan rabat beton dua jalur sepanjang 170 meter,
- Rehabilitasi jembatan sebanyak 1 unit.
Selain pembangunan infrastruktur, Pemdes juga menjalankan program ketahanan pangan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan alokasi dana sekitar 20 persen dari DD. Tak hanya itu, dilakukan pula pengadaan kanopi untuk Posyandu, serta penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 8 penerima, yang telah berjalan pada tahap pertama.
Sudirman berharap ke depan alokasi Dana Desa dapat ditingkatkan. Menurutnya, dana yang tersedia saat ini tergolong pas-pasan dibandingkan dengan banyaknya program dari pemerintah pusat.

“Kami belum tahu bagaimana nantinya realisasi program seperti Koperasi Merah Putih Desa (Kopdes). Tapi kami sangat bersyukur atas bantuan yang telah dikucurkan. Mudah-mudahan ke depan dana desa bisa bertambah,” harapnya.
Untuk Desa Wundubite dihuni sekitar 1.000 jiwa yang tersebar di 4 dusun, dengan tiga di antaranya berada di wilayah pegunungan dan satu di dataran rendah. Mayoritas warga bermata pencaharian sebagai petani dan pekebun.
Adapun Potensi unggulan yang dimiliki desa ini antara lain:
- Perkebunan cengkeh, sawit, pala, merica, kakao, dan aren,
- Wisata alam air terjun bernama Wisata Cimpedak, yang masih dalam tahap perencanaan,
- Sumber daya tambang mineral yang terdapat di wilayah desa.
Sudirman, yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Desa sejak tahun 2005 hingga 2016 saat Desa Wundubite masih berada di wilayah Kolaka Induk, terus bertekad mengangkat potensi desa agar mampu bersaing dan berkembang lebih maju.
“Kami terus berusaha menggali potensi yang ada, baik dari sektor pertanian, pariwisata, maupun sumber daya alam lainnya. Semua ini demi masa depan masyarakat Desa Wundubite,” tutupnya. (Tim).