Kolaka Timur, OBORSULTRA.id – Pemerintah Desa Wesinggote, Kecamatan Ueesi, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2026 kepada 7 Kepala Keluarga (KK) yang telah ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 12 KK.
Berkurangnya jumlah penerima BLT pada tahun 2026 disebabkan adanya penurunan alokasi Dana Desa sebagai dampak kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, Pemerintah Desa tetap memprioritaskan masyarakat yang paling membutuhkan, terutama warga lanjut usia (lansia) dan para janda.
Kepala Desa Wesinggote, Jaman Mirdat, S.Pdi, saat ditemui di Kantor Desa Wesinggote mengatakan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Besar harapan kami sebagai pemerintah desa, dengan adanya bantuan ini para penerima manfaat dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Jangan dilihat dari besar atau kecilnya nilai bantuan, namun ini merupakan bentuk kepedulian negara yang hadir di tengah masyarakat,” ujar Jaman Mirdat.
Selain penyaluran BLT, Pemerintah Desa Wesinggote juga merealisasikan pembayaran honorarium melalui Dana Desa kepada sejumlah kader dan tenaga pelayanan masyarakat, di antaranya kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM), kader Bina Keluarga Balita (BKB), guru PAUD, serta guru mengaji sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pelayanan sosial dan pendidikan di desa.
Tidak hanya itu, pada tahun anggaran 2026 Pemerintah Desa Wesinggote juga melaksanakan sejumlah program pengadaan yang menjadi kebutuhan masyarakat, yakni pengadaan 254 pohon bibit durian serta 75 unit lampu jalan lengkap satu set.

Menurut Kepala Desa, pengadaan lampu jalan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama antara pemerintah desa dan masyarakat sebagai bentuk aspirasi yang disepakati bersama.
Ia menjelaskan, keberadaan lampu jalan diharapkan memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat, di antaranya menciptakan suasana desa yang lebih terang dan hidup sehingga mencerminkan kemajuan pembangunan desa, mengurangi potensi tindak kriminalitas terutama kasus pencurian yang belakangan mulai dikeluhkan warga, mendukung aktivitas anak-anak yang belajar mengaji pada malam hari serta masyarakat yang hendak melaksanakan ibadah di masjid, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan bagi pengendara sepeda motor yang melintasi jalan desa pada malam hari.

Pemerintah Desa Wesinggote berharap seluruh program yang didanai melalui Dana Desa tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup warga desa secara berkelanjutan.
Laporan: Tim Liputan.