MTQ ke-9 Kolaka Timur Resmi Dibuka, Wujudkan Al-Qur’an sebagai Perekat Persatuan Menuju Daerah Maju dan Berkelanjutan

Kolaka Timur, OBORSULTRA.ID – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-9 tingkat Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) resmi digelar di Aula Pemda Koltim, Desa Lalingato, Kecamatan Tirawuta, Rabu malam (11/02/2026). Kegiatan religius tahunan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Plt Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus memberikan sambutan dan secara resmi membuka perhelatan MTQ. Turut hadir Sekda Koltim Rismanto Runda, S.Sos., M.M., para asisten dan staf ahli, para kepala bagian, pimpinan OPD, camat, lurah dan kepala desa, serta para kepala puskesmas se-Kolaka Timur.

Selain itu, hadir pula pimpinan dan anggota DPRD Koltim, Ketua MUI Provinsi Sulawesi Tenggara, Ketua MUI Koltim beserta jajaran, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi masyarakat, serta pimpinan organisasi vertikal lainnya.

Dalam sambutannya, H. Yosep Sahaka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ketua panitia beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa persiapan MTQ kali ini terbilang “maraton”, dimulai dari rapat pada 4 Februari 2026 hingga pelaksanaan pada 11 Februari 2026. Meski dengan waktu persiapan yang relatif singkat, seluruh proses dapat berjalan dengan baik berkat kolaborasi dan gotong royong semua pihak.

“Ini adalah gambaran bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan secara bersama-sama dan penuh semangat kebersamaan, insyaallah dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan rasa bangga dan hormat kepada seluruh peserta kafilah dari 12 kecamatan yang telah hadir dan memenuhi seluruh kursi yang disiapkan panitia. Ia memberikan apresiasi kepada pemerintah kecamatan yang secara maraton mempersiapkan kafilahnya sehingga seluruh peserta dapat hadir tepat waktu.

Ia berharap semangat yang ditunjukkan pada MTQ tingkat kabupaten ini tidak pudar dan terus berlanjut hingga ke tingkat provinsi.

Dalam pidatonya, Yosep Sahaka mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas nikmat dan karunia-Nya sehingga dapat menghadiri pembukaan MTQ ke-9 tingkat Kabupaten Kolaka Timur dalam keadaan sehat walafiat.

Ia menegaskan bahwa MTQ merupakan agenda rutin yang dilaksanakan mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional. Selain sebagai ajang seleksi untuk menentukan perwakilan daerah ke tingkat provinsi, MTQ juga bertujuan memasyarakatkan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Yang paling utama bukan hanya berlomba membaca atau meraih juara, tetapi bagaimana kita memahami dan mengimplementasikan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa meskipun Kolaka Timur tergolong daerah otonomi baru, prestasi di ajang MTQ dan STQ terus menunjukkan peningkatan.

Dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara, Kolaka Timur pernah masuk enam besar pada MTQ di Konawe Utara, dan meraih empat besar pada STQ tahun 2025 di Kendari. Untuk MTQ tahun 2026, ia menargetkan minimal masuk tiga besar di tingkat provinsi yang direncanakan digelar di Kabupaten Konawe pada April 2026.

Ia juga menyoroti potensi besar santri Kolaka Timur yang selama ini banyak berkompetisi mewakili daerah lain. Ke depan, ia mengimbau agar potensi terbaik tersebut diberdayakan untuk mengharumkan nama Kolaka Timur terlebih dahulu.

Kepada dewan hakim dan panitera yang telah dilantik dan dikukuhkan, Bupati menegaskan pentingnya menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan independen.

“Hasil seleksi ini harus benar-benar melahirkan yang terbaik, tanpa ada intervensi dan tanpa istilah KKN. Kita cari yang terbaik,” tegasnya.

Mengusung tema: “Kita jadikan Al-Qur’an sebagai perekat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat menuju Kolaka Timur yang maju, sejahtera dan berkelanjutan dalam ekosistem agroindustri,” Bupati menilai tema tersebut memiliki makna mendalam.

Menurutnya, persatuan adalah pondasi utama pembangunan. Tanpa persatuan, kemajuan dan kesejahteraan sulit terwujud secara berkelanjutan. Ia juga menekankan bahwa pembangunan agroindustri harus didukung oleh sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai rohani.

Melalui MTQ ini, ia berharap lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam tilawah dan hafalan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari—baik sebagai aparatur, petani, pelaku usaha, maupun anggota masyarakat.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelantikan pengurus MUI. Bupati berpesan agar Majelis Ulama Indonesia terus memperkuat perannya dalam membimbing masyarakat, meningkatkan kerukunan dan toleransi antarumat beragama, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan daerah.

Mengakhiri sambutannya, H. Yosep Sahaka secara resmi membuka MTQ ke-9 tingkat Kabupaten Kolaka Timur Tahun 2026.

“Bismillahirrahmanirrahim, Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-9 tingkat Kabupaten Kolaka Timur Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk bagi kita semua dalam membangun Kolaka Timur yang maju, sejahtera dan berkelanjutan,” tutupnya. (Tim).

Banner Add

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *