Kejari Kolaka Paparkan Capaian Kinerja Januari–Agustus 2026, Selamatkan dan Pulihkan Keuangan Negara

Kolaka, OBORSULTRA.id – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka, Sulawesi Tenggara, memaparkan capaian kinerja periode Januari hingga Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka, Romadu Novelino, SH., MH., didampingi Kepala Seksi Intelijen Kejari Kolaka, Bustanil Arifin, SH., MH., bersama jajaran jaksa Kejari Kolaka.

Pemaparan capaian kinerja tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Coffee Break sebagai forum silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dan kemitraan antara Kejari Kolaka dan insan pers. Kegiatan berlangsung pada Selasa, 1 September 2026, sekitar pukul 15.30 WITA, di salah satu warung kopi di Kota Kolaka.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kejari Kolaka dalam memperkuat sinergi dengan media sekaligus mewujudkan keterbukaan informasi publik melalui penyampaian kinerja institusi kepada masyarakat.

Dalam siaran persnya, Kejari Kolaka menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 mengusung tema “Menguatkan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas Menuju Indonesia yang Adil dan Makmur.”

Penyampaian capaian kinerja periode Januari–Agustus 2026 merupakan bentuk akuntabilitas dan transparansi Kejari Kolaka kepada masyarakat.

Kejari Kolaka menegaskan komitmennya untuk membangun dan menjaga kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang profesional, berintegritas, humanis, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan upaya mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, sejumlah capaian berhasil diraih pada seluruh bidang tugas Kejari Kolaka, mulai dari penanganan perkara pidana, pemulihan aset, pelayanan hukum kepada masyarakat, hingga peningkatan tata kelola organisasi.

  1. Bidang Tindak Pidana Khusus

Dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi dan tindak pidana khusus lainnya, Kejari Kolaka mencatat sejumlah capaian, yakni:

1 kegiatan penyelidikan.

2 kegiatan penyidikan.

5 perkara dalam tahap penuntutan, terdiri dari 3 perkara hasil penyidikan Kejaksaan dan 2 perkara hasil penyidikan Kepolisian.

6 perkara telah dieksekusi.

Pada aspek penyelamatan keuangan negara, Kejari Kolaka berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp84.700.000 pada tahap penyidikan.

Selain itu, melalui pelaksanaan eksekusi perkara, berhasil disetorkan uang rampasan sebesar Rp788.557.000 serta biaya perkara sebesar Rp20.000 ke kas negara.

  1. Bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti

Bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) sepanjang Januari–Agustus 2026 melaksanakan:

1 kegiatan pemusnahan dengan total 889 barang bukti.

Pengembalian 219 barang bukti kepada pihak yang berhak.

3 kegiatan lelang langsung terhadap 41 barang rampasan.

Dari pengelolaan barang bukti dan barang rampasan tersebut, Kejari Kolaka berhasil memberikan kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp833.206.000 hingga Agustus 2026.

  1. Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) terus memperkuat fungsi pelayanan dan pemberian bantuan hukum kepada pemerintah maupun masyarakat.

Capaian yang berhasil diraih meliputi:

19 kegiatan bantuan hukum.

3 kegiatan pertimbangan hukum.

16 layanan hukum gratis kepada masyarakat.

15 layanan melalui program Halo JPN.

4 kegiatan pendampingan pengelolaan dana desa.

4 penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).

Dalam pelaksanaan Surat Kuasa Khusus (SKK), Bidang Datun menangani potensi pemulihan keuangan negara sebesar Rp995.412.492 dan berhasil memulihkan sebesar Rp111.891.650, atau 11,24 persen dari total nilai yang ditangani.

  1. Bidang Intelijen

Sebagai bagian dari upaya pencegahan serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat, Bidang Intelijen Kejari Kolaka melaksanakan:

11 kegiatan Operasi Intelijen.

2 Posko Intelijen.

5 kegiatan Jaksa Masuk Sekolah.

3 kegiatan Jaksa Menyapa dan Menjawab.

1 kegiatan Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat dan Keagamaan (PAKEM).

1 kegiatan Penerangan Hukum.

  1. Bidang Tindak Pidana Umum

Dalam penanganan perkara pidana umum, Kejari Kolaka mencatat capaian sebagai berikut:

222 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

150 berkas perkara Tahap I.

132 proses Tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti.

147 pelimpahan perkara ke pengadilan.

128 pelaksanaan eksekusi perkara.

Dari penyelesaian perkara pidana umum tersebut, Kejari Kolaka berhasil menerima biaya perkara sebesar Rp760.000.

  1. Bidang Pembinaan

Dalam mendukung tata kelola organisasi yang akuntabel dan pelayanan publik yang prima, Kejari Kolaka juga mencatat hasil positif pada bidang pembinaan.

Untuk Survei Kepuasan Masyarakat (SKM), pada Triwulan I memperoleh nilai 92 dengan predikat A (Sangat Baik). Sementara pada Triwulan II memperoleh nilai 95,25, juga dengan predikat A (Sangat Baik).

Sementara itu, untuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Kejari Kolaka memperoleh nilai 90,53 dengan predikat AA (Sangat Memuaskan).

Saat ini Kejari Kolaka didukung oleh 72 personel, yang terdiri dari 56 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 16 Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN).

Berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kejari Kolaka dalam menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan, memberikan kepastian hukum, serta mendukung penyelamatan dan pemulihan keuangan negara.

Kepercayaan masyarakat menjadi fondasi utama yang senantiasa dijaga melalui kinerja nyata, keterbukaan informasi, profesionalisme, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Laporan: Tim Liputan.

Banner Add

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *