Kolaka Timur, OBORSULTRA.id — Satuan Samapta Polres Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, meningkatkan intensitas patroli di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menyusul beredarnya isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah masyarakat.
Patroli tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar, situasi di SPBU tetap kondusif, serta mencegah potensi penyimpangan dalam penyaluran BBM, khususnya BBM bersubsidi.
Kapolres Kolaka Timur AKBP Tinton Yudha Riambodo mengatakan, personel kepolisian telah melaksanakan pengawalan dan patroli secara intensif di sejumlah SPBU selama sepekan terakhir.
“Selama sepekan ini kami melakukan pengawalan dan patroli di SPBU. Alhamdulillah, seluruh SPBU di wilayah Kolaka Timur dalam kondisi aman dan tidak ditemukan antrean panjang,” kata Tinton kepada awak media, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, kehadiran personel kepolisian di lokasi pengisian BBM tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan tertib dan lancar.
Tinton menilai kondisi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kekhawatiran masyarakat terkait isu kelangkaan BBM yang dapat memicu pembelian berlebihan atau panic buying tidak perlu terjadi.
“Jadi, kekhawatiran masyarakat terkait kelangkaan BBM yang memicu panic buying tidak benar,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Menurutnya, pembelian yang tidak sesuai kebutuhan justru dapat menimbulkan antrean panjang serta keresahan di tengah masyarakat.
Selain menjaga situasi keamanan dan ketertiban, patroli di SPBU juga menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam melakukan pengawasan terhadap proses pendistribusian BBM. Pengawasan tersebut difokuskan pada penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.
Tinton menegaskan, keberadaan personel kepolisian di SPBU diharapkan dapat mempersempit ruang terjadinya penyimpangan dalam distribusi BBM.
“Dengan adanya petugas kepolisian di SPBU, diharapkan dapat mencegah terjadinya penyimpangan dalam pendistribusian BBM, khususnya BBM bersubsidi,” kata dia.
Polres Kolaka Timur, lanjut Tinton, akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna menjaga kelancaran distribusi BBM di wilayah Kabupaten Kolaka Timur.
Pengawasan tersebut juga merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun keresahan masyarakat akibat isu kelangkaan BBM.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Kepolisian juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi terkait kelangkaan BBM sebelum memastikan kebenarannya.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara intensif, distribusi BBM diharapkan tetap berjalan normal sehingga masyarakat dapat memperoleh BBM secara aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Laporan: Tim Liputan.