Pemdes Pundokulo Genjot Pemanfaatan Sumber Potensi Alam dan SDM Lokal

Kolaka Timur, OBORSULTRA.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Pundokulo, Kecamatan Poli-Polia, Kabupaten Kolaka Timur, terus menggenjot pemanfaatan potensi alam dan sumber daya manusia (SDM) untuk mendorong pembangunan desa secara merata dan berkelanjutan. Hal ini menjadi fokus utama Kepala Desa Pundokulo, H. Sudirman, dalam upayanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam keterangannya kepada media ini di ruang kerjanya, H. Sudirman menekankan pentingnya pemberdayaan generasi muda agar mampu mandiri dan tidak bergantung pada pihak lain.

“Generasi muda harus diberi ruang dan peluang untuk berkembang. Kita dorong mereka agar mandiri, tidak bergantung, dan bisa menjadi pelaku pembangunan di desanya sendiri,” ungkapnya.

Di sisi lain, pemanfaatan potensi alam, seperti air bersih dan irigasi untuk sawah, juga menjadi perhatian serius Pemdes. Menurut H. Sudirman, pengelolaan sumber daya alam yang tepat akan memberikan dampak signifikan bagi kebutuhan dasar warga.

Program Prioritas untuk tahun anggaran 2025, Desa Pundokulo telah merancang sejumlah program strategis, di antaranya:

  • Pembukaan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang ±2 km
  • Rehabilitasi bendungan irigasi
  • Perbaikan bangunan PAUD
  • Pembangunan deuker, empang/kolam
  • Pengadaan alat tulis kantor (ATK)

Sementara itu, rehabilitasi sarana irigasi difokuskan untuk menjamin ketersediaan air bersih dan irigasi pertanian. Perbaikan fasilitas umum seperti GOR dan PAUD juga akan dilakukan, meliputi pengecatan, perbaikan lantai, dinding, dan atap bangunan.

“Kami sangat mengapresiasi adanya monitoring dari pihak Kecamatan. Ini penting agar pelaksanaan program bisa maksimal dan hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II, Pemdes mencatat ada 3 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat dari total lebih dari 200 KK di desa tersebut. Sebelumnya, sempat diusulkan 5 KK, namun 2 di antaranya belum ditetapkan dalam musyawarah dusun maupun oleh pendamping desa.

Selain itu, H. Sudirman menjelaskan bahwa kegiatan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) juga terus didorong. Tahun ini, Bumdes dianggarkan melalui Dana Desa sebesar 20 persen, sesuai dengan program ketahanan pangan yang tercantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kepengurusan Koperasi Desa (Kopdes) juga telah terbentuk dan saat ini tengah menunggu regulasi lebih lanjut.

Dengan berbagai program ini, Pemdes Pundokulo berharap dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa secara menyeluruh. (Tim).

Banner Add

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *